Tips Mengoptimalkan Performa Processor Kompie Bagi Pemula
Well, most mobo manufacturers provide users with overclocking tools via windows.
Percaya ‘deh, overclocking via windows adalah cara yang paling safe, di mana risiko kerusakan komponen paling minim.
Hahaha, ‘koq kaget gitu? Emang overclocking itu lumayan berisiko, karena kegiatan ini memaksa komponen kompie Belia bekerja keras, bahkan melewati batas kemampuan kerjanya. Ibaratnya kalau Belia olah raga berlebihan, bisa jadi sakit, ‘kan?
Sebetulnya kerusakan komponen ini disebabkan karena panas. Komponen kompie, terutama prosesor, sangat sensitif dengan panas (makanya ada pendinging prosesor menggunakan air segala). Dengan overclocking, komponen kompie Belia bakalan lebih panas, dus dapat menyebabkan kerusakan. Solusinya, berilah pendingin yang cukup, mungkin dengan fan dan atau heatsink (penghantar panas) yang baik.
Perlu kru belia tegaskan, bahwa arahan overclocking for babies ini, adalah mengoptimalkan apa yang sudah dimiliki oleh Belia. Prosesor seadanya, komponen lain seadanya, dan juga sistem pendingin seadanya pula. Buat kamu-kamu yang punya budget lebih, kru belia saranin untuk mengupgrade kompienya, jika ingin mendapatkan performa yang lebih baik, hehehe.
Nah, overclocking via windows itu gampang banget. Biasanya tools overclokingnya juga sangat user friendly. Tools ini memberi opsi kalau Belia pengen nambah clock, FSB, secara automatis. Bahkan untuk para overclocker yang sudah lumayan gape, opsi untuk nambah tegangan prosesor juga bisa dilakukan via windows, walau tidak disarankan untuk pemula.
Biasanya tools overclocking via windows memberikan tingkatan overclock yang akan dilakukan, dan tools ini akan mensetting komponen kompie Belia ke settingan yang paling aman, tentunya dengan peningkatan kinerja sesuai kemampuan Belia. Contohnya, mobo milik kru belia, MSI, menyediakan pilihan sesuai pangkat tentara, ada opsi normal, yaitu nggak di-overclock, private, sargeant, captain, colonel, general, dan commander. Nah, semaikn tinggi pangkat yang dipilih, semakin tinggi juga setting overclocking yang dipilih.
Eits, hati-hati! Jangan terlalu yakin dengan komponen kompie Belia. Tanpa pendingin yang cukup (baca: fan dan heatsink standar), mendingan jangan coba-coba settingan di atas captain (atau nama lain dengan skala yang sama). Emang Belia mau apa, kalau prosesornya yang mahal jadi rusak? Pasti nggak mau ‘kan? Tips dari kru belia, cobain step by step. Mulai dari pilihan overclocking yang paling kecil, private (atau pilihan lain, apapun namanya) misalnya.
Dengan memilih opsi overclocking terkecil ini, peningkatan performa kompie Belia terasa kecil, tapi terasa signifikan kalau Belia suka kerja lama. Apa lagi kalau menggunakan aplikasi berat seperti software-software grafis dan game-game 3D.
Coba aja dari step yang paling kecil, lalu coba tes stabilitas sistem Belia. Tes kompie Belia dengan pemakaian dan idle (dinyalakan tanpa digunakan) selama 24 jam nonstop. Kontrol suhu sistem dan prosesor Belia melalui software-yang pastinya disediakan pabrikan mobo. Kalau stabil, dan suhunya tidak terlalu panas (tidak lebih dari sekira 50-70 derajat celcius, tergantung toleransi Belia), boleh deh cobain menaikkan step overclocking ke level berikutnya.
Jika sistem menjadi tidak stabil, misalnya sering nge-hang atau bahkan sering mati sendiri, juga bila suhu sistem terlalu panas, kru belia saranin untuk mengembalikan settingan menjadi normal, sebelum terlambat (baca: merusak komponen) hehehe.
By the way, dengan settingan Private aja, kompie kru belia yang berbasis P4 2,8 bisa naik clock speednya dari 2805 Mhz menjadi 2910 Mhz. And believe us, the performance gap is quite significant!
Overclocking via BIOS
Nah, yang satu ini agak rumit dan membutuhkan pengetahuan yang lebih, utamanya mengenai komponen komputer. Belia juga dituntut untuk faham benar soal seluk-beluk overclocking. Kru belia nggak bakal ngebahas lebih lanjut soalnya bisa jadi satu tulisan sendiri.
Bagi Belia yang minat mendalami overclocking atau pengen jadi overclocker, coba deh main-main ke situs overclocking seperti www.overclockerindo.com di internet. Atau cobain ‘deh main ke BEC lantai 2, di situ ada toko kompie yang juga tempat komunitas overclocker pada hangout, namanya overclockershop. Coba juga main-main ke toko kompie Fusion di Jalan Tamansari atawa MSC di PHH. Mustopa.
Wilujeng overclocking! Ingat, overclocking bisa merusak komponen Belia bila dilakukan secara serampangan! Kru belia saranin buat studi lebih lanjut sebelum melakukannya.
Jangan hanya mengandalkan tulisan tekno ini saja, awright? Sok geura cobaan, it’s fun!***
Mempercepat Booting Win-XP
Pertama nemu tutorial ini jadi penasaran gimana hasilnya, eh pas dicoba ternyata boljug. Habis... suka kesel juga sih sewaktu nungguin login page yang lama ngilang Argh
1. Buka aplikasi Notepad (C:\WINDOWS\NOTEPAD.exe).
2. Ketik: "del c:\windows\prefetch\ntosboot-*.* /q" (tanpa tanda kutip) lalu save as dengan nama file "ntosboot.bat" ke dalam C:\.
3. Dari START menu, jalankan "Run..." dan ketik "gpedit.msc".
4. Setelah muncul kotak Group Policy, di kotak sebelah kiri bagian Computer Configuration klik dua kali Windows Settings lalu klik lagi pilihan Scripts (Startup/Shutdown). Lalu, di kotak sebelah kanan klik dua kali "Shutdown".
5. Pada kotak Shutdown Properties, klik "Add...", "Browse..." pada kotak "Script Name:". Cari lokasi file yang tadi di save di "C:\ntosboot.bat", klik Open -> OK -> Apply -> OK lagi dan keluar.
6. Dari START menu, jalankan "Run..." dan ketik "devmgmt.msc".
7. Klik dua kali "IDE ATA/ATAPI controllers".
8. Klik kanan "Primary IDE Channel" dan pilih "Properties".
9. Setelah muncul kotak "Primary IDE Channel Properties"pindah ke tab "Advanced Settings". Pada "Device Type" di bagian "Device 1" ganti pilihan "Auto Detection" menjadi "None", klik OK.
10. Klik kanan pada "Secondary IDE Channel", pilih "Properties" dan ulangi lagi langkah 9.
11. Reboot/restart komputer Anda.
Senin, 16 Februari 2009
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar